Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2009

Membuat Wallpaper / Background Slideshow Untuk Desktop GNOME

Contoh source code skrip. Perbesar gambar . Jika kita pernah menggunakan sistem operasi Mac OS X, kita akan mendapati satu fitur dsesktop yang cukup interaktif, yaitu gambar latar belakang desktop (wallpaper) yang selalu berubah setiap tempo waktu beberapa detik (sildeshow). Ternyata, di desktop GNOME Linux, kita bisa membuat wallpaper seperti itu, dan dengan cara yang cukup simpel. Dari hasil searching saya di internet, saya mendapati sebuah skrip yang berfungsi untuk membuat slideshow wallpaper di desktop GNOME, yang berbentuk file konfigurasi .XML. Intinya adalah, skrip tersebut berfungsi membuat slideshow dari beberapa gambar yang sudah kita pilih, dengan jarak pergantian waktu yang kita tentukan sendiri. Skrip tersebut sangat sederhana, seperti halnya skrip HTML, yang isinya berisi pengaturan gambar-gambar mana saja yang kita gunakan, dan kemudian waktu transisi antar gambar. Untuk skrip aslinya, saya men- download -nya dari sebuah | halaman internet |. Dari skrip yang s

Tetap Damai ber-Linux dengan BibbleTime, aplikasi Alkitab Digital di Linux

Pada posting saya beberapa waktu yang lalu, saya pernah membahas tentang menjalankan sebuah aplikasi Windows yaitu Alkitab Digital 2.7 di desktop Linux dengan menggunakan Wine. Nah, ternyata, di lingkungan Linux pun sudah terdapat aplikasi sejenis yang sebenarnya sudah sangat bagus dan lengkap, namanya adalah BibbleTime. Bibble Time adalah sebuah aplikasi Alkitab digital yang (secara khusus) dibuat untuk desktop KDE, namun tentu saja dapat dijalankan di desktop X11 apapun. Seperti kebanyakan aplikasi berbasis Qt, Bibble Time memiliki interface yang sangat eyecandy dan enak di pandang. Dengan dominasi warna biru, serta splash screen yang elegan. Dan tentu saja, keunggulan aplikasi ini adalah pada isinya. Bibble Time telah menyertakan beberapa versi Alkitab, yang antara lain adalah King James Version (KJV). Selain itu, yang paling luar biasa, Bibble Time juga menyertakan alkitab versi Bahasa Ibrani dengan tulisan Ibrani (Hebrew). Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bila kita ingin sedik

Mengkompresi / Memperkecil File MP3 menggunakan Audacity di Desktop Linux Ubuntu

Pilihan kualitas suara. Semakin rendah, maka kualitas suara akan semakin rendah, tetapi ukuran file akan semakin kecil. Kualitas normal sebuah file mp3 adalah pada kecepatan 128 Kbps. Kualitas "kompromis" menurut hasil coba-coba saya, adalah berkisar antara 48-64 Kbps. Pada kisaran tersebut, file mp3 kita akan menyusut hingga tinggal sepertiganya saja. Kualitas di bawah kisaran 48 Kbps sudah sangat jelek dan tak layak dengar. Omong-omong, saya baru saja mencoba sebuah aplikasi Windows yang fungsinya adalah untuk memperkecil ukuran file mp3. Tujuannya adalah untuk menghemat space memori handphone saya yang secuil itu. Awalnya saya berharap besar, tapi ternyata saya kecewa! Ternyata aplikasi tersebut hanya mampu meng-kompresi file mp3 hanya setengah dari ukuran asli. Hummmh . Nah , sebenarnya, saya sudah memiliki cara sendiri yang ternyata lebih ampuh, yaitu menggunakan aplikasi Linux yang bernama Audacity . Semua pasti sudah pernah mendengar Audacity bukan? Ya!

Koneksi Data Handphone Nokia dengan Desktop Linux Ubuntu

Dalam banyak hal, Linux adalah sebuah sistem operasi yang sangat modern. Apakah itu? Yaitu dalam hal deteksi hardware . Baru-baru ini saya membeli handphone Nokia 2330 Classic yang ternyata memiliki koneksi Bluetooth . Maka saya pun langsung mencoba meng-koneksikan handphone tersebut ke desktop Ubuntu 8.04, dan ternyata sangat lancar, tanpa perlu menginstalasi driver apapun. Device bluetooth yang saya gunakan adalah USB Bluetooth Class 1, yang di Linux terbaca sebagai Bus 003 Device 004: ID 1caa:0001. Langkah untuk mengaktifasinya sangat mudah. Tancapkan USB Bluetooth, pastikan service Bluetooth Manager diaktifkan, kemudian restart sistem atau restart desktop GNOME (logout). Aktifkan Bluetooth di HP, dan klik kanan pada icon bluetooth di panel atas kanan GNOME, kemudian Browse Device, dan pilih Connect. Akan ada notifikasi di layar HP bahwa desktop Ubuntu meminta hubungan, kemudian masukan password terserah kita (123, 1234, 1111, 222, apapun). Setelah password di masuka

Bernostalgia dengan Winamp di Linux

Untuk urusan memutar mp3, di Linux sudah terdapat banyak pilihan aplikasi yang selain mampu memutar dengan sempurna, juga memiliki fitur-fitur yang sangat lengkap, sebagai contoh adalah AmaroK, dan Exaile. Pun jika kita menyukai pemutar mp3 ala Winamp, di Linux kita bisa mendapati XMMS dan Audacious, yang memang didesain sangat mirip dengan Winamp. Namun, bagi kita yang notabene merupakan “veteran” pengguna OS Windows, kadang masih suka teringat dengan nostalgia lama dengan aplikasi-aplikasi Windows, seperti Winamp (yang sudah sangat melegenda). Lalu karena hal itu, saya mencoba menginstalasi Winamp dengan Wine. Sistem yang saya pakai adalah Ubuntu 8.04 dan Wine 1.00 dan Winamp 5.22. Tanpa perlu konfigurasi Wine, saya langsung eksekusi file setup Winamp, dan proses berjalan sangat lancar. Setelah instalasi selesai, langsung saya jalankan dan ternyata ada beberapa Error ! Winamp 5.22 tidak bisa berjalan dengan lancar pada modus Modern Skins dan Bento Skins (terasa berat d

Menjalankan Alkitab 2.70 di Ubuntu Linux dengan Wine

Bagi umat muslim, membaca Al Qur`an ataupun melakukan searching ayat-ayat Al Qur`an sudah bisa dilakukan dengan mudah di Linux. Kita mengenal aplikasi Zekr, yang bahkan sudah ada dalam repositori Ubuntu. Sebuah aplikasi open source Al Qur`an digital untuk linux yang sangat powerful dan komprehensif, walau cukup berat. Yang paling penting tentu saja sudah ada built-in bahasa Indonesia untuk aplikasi Zekr, sehingga sangat mudah digunakan oleh umat muslim Indonesia. Bagaimana dengan Umat Kristiani? Adakah aplikasi Alkitab digital untuk Linux? Ada. Setahu saya ada aplikasi bernama BibleTime, namun nampaknya belum ada built-in versi bahasa Indonesia-nya. Akhirnya, saya mendapat sebuah aplikasi Alkitab digital Bahasa Indonesia yang sejatinya merupakan aplikasi Windows, namun ternyata bisa dijalankan di Linux dengan menggunakan Wine. Pertama, kita download aplikasi tersebut dari internet . Pengelola situs tersebut membagi paket installer Alkitab digital dalam 9 patch yang terpisa