Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2007

Linux dan Multimedia

Salah satu fungsi PC yang cukup utama--setelah mengerjakan tugas sekolah/kuliah--adalah fungsi multimedia. Fungsi multimedia ini mencakup mendengarkan musik (CD, Mp3, dan lainnya) serta menonton video (VCD dan DVD), serta mengedit video. Dulu, ketika saya masih menggunakan windows, sama sekali tidak ada masalah dengan hal tersebut. VCD, DVD, ataupun mp3 dapat dengan lancar di handel oleh windows media player. Namun, saat pertama berpindah ke Linux, saya mendapati sebuah kejanggalan yang teramat sangat. Ternyata, mp3; VCD dan DVD tidak bisa diputar dengan linux, tanpa penambahan aplikasi lain yang harus kita tambah sendiri. Setelah berkonsultasi sana-sini dan juga googling, akhirnya dapatlah aplikasi pemutar mp3 yang cukup powerfull bernama xmms. Masalah mp3-pun teratasi, namun bagaimana dengan VCD? Ada Kaffeine, ada Totem, ada gxine bahkan mplayer, tetapi tetap saja : can't play/render file! Waduh! kenapa bisa begini ya? Dulu, saat saya menggunakan Puppy Linux, gxine yang pre-insta

apt-get dan synaptic : keajaiban debian linux

Pertama menggunakan linux adalah mandriva one 2007. Tampilan desktop-nya cukup menawan, begitu pun dengan tampilan lain seperti Kmenu dan file manager konqueror, indah dan mudah untuk dipahami. Selain itu, amaroK music player juga sudah dengan lancarnya memutar koleksi mp3 saya. Namun, ada satu hal yang membuat saya tidak puas : bagaimana cara saya menambahkan software-software lain yang saya inginkan? Dan dimana saya bisa mendapatkannya? Setelah masuk ke mandriva.com -pun saya tidak mendapati halaman berisi paket-paket tambahan yang bisa saya download. Akhirnya saya pun menyerah dan pindah haluan ke opensuse, dan sekali lagi sangat terkesan dengan desktop KDE opensuse, namun tetap tidak tahu bagaimana cara menambah aplikasi tambahan. Di tengah kebingungan itulah, saya mendapati majalah linux yang menjadi referensi saya membahas instalasi paket di linux. Secara serta merta saya pun langsung install ubuntu 6.06 di PC saya, dan langsung praktek sudo dpkg -i, dan alhamdulillah berhasil

Tentang Repository

Setelah saya agak sedikit lebih tahu tentang linux, ternyata ada hal-hal mendasar yang sangat membedakan antara linux dengan windows. Dan, hal mendasar kali ini yang ingin saya tulis adalah tentang proses penambahan dan upgrade software. Di windows, seperti yang sudah kita rasakan dan kita ketahui bersama, bahwa proses penambahan (instalasi) software begitu simpel dan mudah. Kita tinggal cari installer, dalam bentuk file executable (dengan ekstensi .exe), kemudian kita klik file instaler tersebut, kemudian dengan mudahnya wizard akan memandu kita dan tinggal tekan next, next, next dan selesai. Software baru siap digunakan. Simpel dan mudah sekali bukan? Bagimana dengan proses serupa di linux? Ternyata agak sedikit lebih rumit (kalau boleh saya bilang sebagai seorang pengguna baru linux, cukup rumit). Di linux, seperti dalam posting saya yang lalu, kita harus menggunakan perintah teks untuk meng execute sebuah file instaler software. Kenapa harus memakai perintah teks? Ya, walaupun a

KLSDS 0.0.0.1.1-x86 Final Release

KLSDS 2.0 0.0.0.0.1-x86 Final Release adalah kepanjangan dari Kenapa Linux Seolah Dibuat Susah bagian kedua (alias perbaikan) dari posting saya dengan judul serupa beberapa waktu yang lalu. Setelah mendapat masukan dari senior saya, mas panji , pada posting tersebut (terima kasih banyak atas masukannya), saya tulis ulang persoalan codec mp3 dilinux : Ternyata format mp3 adalah format yang memiliki hak paten, dimana harus ada royalti di dalam pemanfaatan format tersebut. Oleh karenanya, banyak distribusi linux yang tidak menyertakan secara default codec untuk memutar format tersebut agar tidak terbentur masalah hukum tentu saja. Begitu juga dengan format DVD. Oleh karena hal itulah, China sebagai negara industri baru (yang juga banyak memproduksi alat elektronik seperti pemutar DVD) lebih memilih menciptakan format barunya sendiri yang diberi nama EVD, karena masalah property right tersebut. Jadi, sebagai pengguna OSS yang baik, sudah seharusnya kita maklum terhadap hal tersebut. Dan t