23 October 2009

Tips Membuat Desktop Ubuntu Cepat dan Nyaman (Kasus Lab Komputer Kampus)

Musnahkan saja Compiz hingga bersih dari komputer!

Aktifkan sesi 'reduced_recources' pada window manager Metacity

Buang / non-aktifkan aplikasi/modul pre-loaded yang tidak perlu

Jangan aktifkan virtual desktop, boros memory. Desktop cukup satu

Buang applet tidak perlu dari panel GNOME


Alhamdulillah, lab internet kampus saya sudah melakukan migrasi OS ke Ubuntu Hardy. Saya cukup gembira menyambutnya. Namun apa jadi? Setelah saya coba performance dari desktop Ubuntu di lab internet kampus saya tersebut, hasilnya adalah : saya gemas (sedikit jengkel) !


Kenapa coba? Entah karena setting entah-berantah apa yang berantakan, desktop Ubuntu Hardy jadi terasa amat sangat berat sekali untuk multi-tasking. Bisa dibandingkan, saya hanya membuka Firefox dan OpenOffice.org, namun desktop sudah mendekati hung! Argh! Apa yang salah? Mari kita simak!

Ternyata memang ada beberapa detil yang belum diperhatikan oleh admin lab internet di kampus saya, yang jika mau ditekuni, akan bisa menghasilkan performa desktop Linux yang maksimal. Apa saja itu?


Satu. Modul yang di-load! Lab internet yang tidak memakai sound tidak perlu me-load modul pulse-audio, dan juga bluetooth, dan juga evolution alarm notifications, dan juga beberapa yang lain. Untuk me-non-aktifkan modul yang tidak diperlukan pada desktop, ada di menu System>Preferences>Sessions. Pada jendela konfigurasi modul pre-load, aktifkanlah modul-modul ini saja : Network Manager, dan Volume Manager. Selebihnya harus di-non-aktifkan dengan di un-check, atau bila perlu di-delete. Dibuangnya modul-modul tak berguna, akan sangat membantu menghemat memori karena mengurangi beban kerja modul yang bekerja sebagai background proccess.


Kedua. Paling tabu! Jangan pernah aktifkan Compiz! Mubadzir total! Compiz hanya mainan anak kecil, tak dibutuhkan untuk pekerjaan orang dewasa! Un-install saja paket Compiz dan semua pernak-perniknya dari sistem.


Ketiga. Aktifkan opsi menghemat resources pada window manager metacity (Window Manager GNOME). Untuk melakukannya, gunakan aplikasi gconf-editor yang merupakan utiliti dasar desktop Ubuntu. Tekan Alt+F2, ketik 'gconf-editor' (tanpa petik), enter. Pada jendela konfigurasi gconf-editor, masuk ke menu Apps>Metacity>General, kemudian di kolom sebelah kanan (nilai konfigurasi), cari sebuah string bernama "reduces_resources" (tanpa petik). Centanglah string tersebut, dan rasakan, sekarang desktop Ubuntu menjadi jauh lebih responsif!


Keempat. Ini juga tabu! Jangan aktifkan virtual desktop kecuali hanya satu. Sungguh amat mubadzir! Caranya, pada panel bawah sebelah kanan, pada desktop pager preview, klik kanan dan properties, dan turunkan jumlah desktop dari dua (default), menjadi satu.


Terakhir. Buang semua aplet dalam kedua panel GNOME yang tidak diperlukan. Aplet yang tidak diperlukan tersebut adalah desktop pager preview (panel bawah sebelah kanan dekat trash), aplet user switcher, yang ada di panel atas sebelah kanan sebelah tanggal, yang bertulis nama user yang aktif. Aplet terakhir yang tak berguna adalah aplet tombol shutdown yang ada di panel atas paling kanan. Apa kegunaan membuang item-item (aplet) dalam panel? Kegunaannya adalah untuk mempercepat proses load desktop GNOME.


Demikian sedikit tip dari saya, semoga berguna bagi kita yang mengelola lab internet di kampus / sekolah. Agar Linux terasa nyaman dan memuaskan bagi maha/siswa.


Hidup Linux! Selalu!

1 comment:

.:fortmunir:. said...

terima kasih atas kritik dan saran yang diberikan, semoga kedepannya bisa menjadi pandangan bagi kami untuk lebih siao mengoprek linux
=D