08 April 2009

Yang Cantik dan Elegan





Sistem operasi Mac OS X, yang juga merupakan sistem operasi satu rumpun UNIX dengan Linux, mempunyai satu daya tarik yang tak terbantahkan, yaitu pada sebuah aplikasi bernama DOCK! Dock merupakan aplikasi khas Mac OS X yang berfungsi untuk menempatkan icon-icon aplikasi atau direktori, dan juga sebagai system tray aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan.


Karena saking menariknya, aplikasi sejenis Dock banyak dibuat untuk lingkungan desktop non-Mac. Salah satu yang sudah cukup akrab bagi kita mungkin adalah Rocketdock di desktop Windows. Lalu bagaimana dengan aplikasi Dock di dekstop Linux? Ternyata ada banyak pilihannya! Dan kali ini saya ingin bercerita tentang satu aplikasi Dock untuk dekstop Linux yang memiliki kinerja yang bagus, mudah di atur, dan menawan. Aplikasi yang saya maksud adalah Cairo-Dock! Aplikasi ini masih tergolong baru dan belum dimasukan dalam repositori distribusi mayor termasuk Ubuntu. Untuk itu kita harus mendownloadnya terlebih dahulu di | Internet |


Setelah mendownload Cairo-Dock, kita tinggal menginstalasinya :

# dpkg -i *.deb

Jangan lupa juga, kita harus menginstalasi satu dependensi agar Cairo-Dock dapat berjalan, paket tersebut adalah libgtkglext1. Karena paket tersebut sudah ada dalam repositori, kita tinggal menginstalasinya :

# apt-get install libgtkglext1


Setelah proses instalasi selesai, aplikasi Dock ada di menu System Tools. Untuk menjalankan Cairo-Dock, kita harus mengaktifkan Compositing Desktop, seperti Beryl atau Compiz. Tanpa Compositing Dekstop, Cairo-Dock tidak akan mau berjalan.


Untuk mengaturnya sangat mudah. Untuk menambah item, kita tinggal melakukan drag and dropping dari menu. Untuk setting perilaku dan sebagainya, kita tinggal klik kanan di Dock, dan ada banyak pilihan di situ. Untuk konfigurasi, ada begitu banyak pilihan. Salah satu pilihan yang paling saya sukai adalah menjalankan Cairo-Dock bellow opened windows . Secara keseluruhan, menurut saya Cairo-Dock jauh lebih baik daripada Avant-Window-Navigator.


Satu kekurangan Cairo-Dock tentu saja aplikasi ini hanya dapat berjalan pada Compositing Desktop. Bagi kita yang punya PC tua tanpa VGA add-on yang cukup (misal 32 MB VGA), kita tidak akan dapat menjalankan Cairo-Dock.


Selamat menikmati Dock!


No comments: