14 December 2009

Tetap Damai ber-Linux dengan BibbleTime, aplikasi Alkitab Digital di Linux



Pada posting saya beberapa waktu yang lalu, saya pernah membahas tentang menjalankan sebuah aplikasi Windows yaitu Alkitab Digital 2.7 di desktop Linux dengan menggunakan Wine. Nah, ternyata, di lingkungan Linux pun sudah terdapat aplikasi sejenis yang sebenarnya sudah sangat bagus dan lengkap, namanya adalah BibbleTime.


Bibble Time adalah sebuah aplikasi Alkitab digital yang (secara khusus) dibuat untuk desktop KDE, namun tentu saja dapat dijalankan di desktop X11 apapun. Seperti kebanyakan aplikasi berbasis Qt, Bibble Time memiliki interface yang sangat eyecandy dan enak di pandang. Dengan dominasi warna biru, serta splash screen yang elegan.


Dan tentu saja, keunggulan aplikasi ini adalah pada isinya. Bibble Time telah menyertakan beberapa versi Alkitab, yang antara lain adalah King James Version (KJV). Selain itu, yang paling luar biasa, Bibble Time juga menyertakan alkitab versi Bahasa Ibrani dengan tulisan Ibrani (Hebrew). Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bila kita ingin sedikit mempelajari bahasa Ibrani. Selain bahasa Ibrani, Bibble Time juga disertai dengan bahasa dan tulisan Yunani Kuno.


Yang paling menarik dari itu semua adalah, kita bisa membuka semua versi Alkitab tersebut dalam satu window, sehingga kita bisa melihat dan memahami semuanya dalam satu tampilan. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bagi kita yang ingin mengetahui perbedaan-perbedaan kosakata yang digunakan dalam berbagai versi Alkitab.


Aplikasi Bibble Time dapat kita jumpai dalam repositori beberapa distribusi besar, dan sebagi contoh adalah Ubuntu. Selain itu, bagi kita yang ingin mendapat Bibble Time pre-installed, kita bisa memilih dua dari distro turunan Ubuntu, yaitu Ubuntu Christian Edition, dan Ichthux.


Secara keseluruhan, aplikasi Bibble Time adalah sangat lengkap, fungsional dan interaktif. Satu kekurangan terbesarnya hanya satu, belum mendukung terjemahan versi Bahasa Indonesia. Mungkin pada versi Bibble Time berikutnya, akan ada anak bangsa yang akan membuat versi terjemahan untuk di sematkan dalam aplikasi ini.


Semoga bermanfaat, dan semoga desktop Linux bisa memberi kita lebih dari sekedar manfaat praktis teknologi, tetapi juga spiritualitas.

No comments: