14 May 2009

Lebih Mudah Dengan Shell Script

Ada banyak kepentingan dalam bekerja dengan komputer. Yang pasti, bagi sebagian besar orang termasuk saya, sulit untuk bekerja di depan komputer tanpa di iringi oleh musik. Lalu apa masalahnya?

Masalahnya adalah, seringkali kita dalam posisi bekerja dengan aplikasi yang berat semisal GIMP dan Inkscape, sementara aplikasi pemutar musik kita juga lumayan berat, katakanlah Amarok. Menghemat memory sangat penting di sini. Alternatifnya, kita bisa menggunakan aplikasi pemutar musik command-line seperti mpg321 atau Moc. Sangat hemat sekali memory. Dari hasil cek saya lihat di 'gnome-system-monitor', saya dapati aplikasi mpg321 hanya 'memakan' memory sekitar 600-an kilobyte saja! Sangat hemat sekali!


Permasalahan utamanya, dalam banyak konteks dan keperluan, bekerja dengan modus teks terasa tidak praktis, termasuk menggunakan mpg321. Katakanlah kita ingin memainkan musik di direktori :

mpg321 /home/anu/Music/bla/bla/anu/entah\ berantah/dll/ dan/lain\ lain/*.mp3 *.MP3


Repot kan? Lalu bagaimana? Gampang! Buat saja shell script! Struktur shell script mirip dengan struktur html. Misal, sebagai contoh, saya punya koleksi musik di direktori “/home/alwan/Music/Gary\ Moore/Ballad\ And\ Blues\ 1982/-\ 1994/”, shell script untuk menjalankan mpg321 adalah sebagai berikut :

!/bin/sh
mpg321 /home/alwan/Music/Gary\ Moore/Ballad\ And\ Blues\ 1982/-\ 1994/*.MP3

(lebih nyaman bagi saya menggunakan Gedit daripada Vi untuk menulis script)


Simpan dengan nama terserah kita, misal saja “gary_moore”. Terakhir, kita hanya perlu membuatnya executable dengan men-chmod ke u+x.


$ chmod u+x gary_moore (tanpa autentifikasi root)


Jadilah sekarang kita punya shell script memainkan musik menggunakan mpg321. Untuk menjalankannya kita tinggal men-double klik, lalu pilih “Run in Terminal” atau “Run”, dan aplikasi mp321 memainkan koleksi musik kita dengan cara yang sangat simpel dan praktis!


Shell script bisa juga di gunakan untuk perintah lain yang kita butuhkan, dengan memanfaatkan utilitas dasar di sistem linux, atau aplikasi yang ada di sistem kita. Sebagai contoh, saya membuat Shell script untuk membuka dan menutup DVD-ROM. Dengan memanfaatkan utiliti dasar eject, skrip-nya sangat simpel sekali.

Skrip 'buka_dvd'
!/bin/sh
eject

Skrip 'tutup_dvd'
!/bin/sh
eject -t


Menarik bukan? Selamat ber-Linux! ^_^



3 comments:

Sumodirjo said...

ajarin skripting dong mas :) BTW, gak pake bash?

rosyidi alwan said...

mas sumodirjo ada2 saja... semestina saya yang di ajari owgh... ^_^

milano said...

mp3blaster.. maknyooosss :)