22 March 2009

Roxterm : Menjalankan Shell Dengan Ringan dan Nyaman


Bekerja dengan command-line atau perintah teks di lingkungan Linux dan Unix (termasuk Mac OS) adalah sebuah keniscayaan. Walaupun front-end grafis sudah tersedia untuk ribuan aplikasi di dunia Unix, tetapi manajemen sistem berbasis perintah teks masih menjadi alat yang sangat tangguh dan efektif. Berhubung sistem operasi berbasis Unix untuk kebutuhan desktop di dunia saat ini sudah berbasis modus grafis (yang bahkan sangat menawan), maka di butuhkan aplikasi terminal emulator untuk melakukan perintah teks. Di dunia Linux sendiri, aplikasi terminal emulator cukup banyak pilihannya. Yang paling terkenal dan yang paling sering saya gunakan tentu saja adalah Konsole Gnome-Terminal, dan Xterm. Kalau Konsole sebagai terminal emulator default untuk desktop KDE dan Gnome-Terminal untuk Gnome, maka Xterm adalah terminal emulator cross-platform yang merupakan utilitas-dasar-standar yang ada dalam sistem Linux. Untuk melakukan pekerjaan sederhana dan cepat, saya jelas memilih xterm, dengan fiturnya yang terbatas. Tidak ada fitur tab dalam xterm, sehingga kalau kita akan menterminasi (men-kill) aplikasi, kita harus membuka xterm baru di menu atau run, dan itu cukup melelahkan (^_^).


Selain Xterm, ternyata ada aplikasi terminal emulator cross-platform yang bernama Roxterm. Aplikasi ini sangat ringan seperti xterm, tapi memliki fitur yang cukup canggih. Selain fitur tab yang sangat berguna untuk melakukan pekerjaan multi-tasking, ada juga fitur “Name Tab”. Name tab ini berfungsi untuk menamai tab pekerjaan kita, dan akan sangat berguna saat kita melakukan multi-tasking yang cukup banyak. Sistem Linux memang sistem yang sangat unik dan menarik, selain interface grafis 3D yang sangat menawan, kita masih bisa belajar programming sederhana dengan melakukan manajemen sistem via modus teks.


Yang perlu jadi catatan, aplikasi ini sudah terdapat dalam repositori distrbusi mayor Linux, jadi sangat mudah untuk menginstalasinya. Nampaknya, aplikasi ini akan jadi terminal-emulator favorit saya, menggantikan Konsole yang memang lebih saya sukai daripada Gnome-Terminal.



2 comments:

Sumodirjo said...

"Tidak ada fitur tab dalam xterm, sehingga kalau kita akan menterminasi (men-kill) aplikasi, kita harus membuka xterm baru di menu atau run, dan itu cukup melelahkan (^_^). "
-----

Suspend aplikasi dengan ctrl+z
nanti keliatan jobs nya

bg nomerjobs
supaya prosess berlanjut di background. kalau pengen diliat lagi diforeground in aja

fg nomerjobs

list jobb pake : jobs

Anonymous said...

kalo mau membuat ukuran huruf dan layar xterm lebih besar setiap membuka xterm bagaimana mas ?